Sunday, 27 May 2018

Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana - Sapardi Djoko Damono


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat
Diucapkan kayu kepada api
Yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat
Disampaikan awan kepada hujan
Yang menjadikannya tiada

:')

Wednesday, 23 May 2018

PEKAT

Tersirat dalam angan 
Tuk tak pernah terjadi pertemuan manis itu 
Kini rasaku pun berucap
Jelas aku tak ingin lagi melihatmu 
Kini semua terlalu pekat 
Untuk dikenang dalam angan 
Lama coba berjalan 
Nyata tak satu tujuan
Janji janji bersama menghilang seketika 
Lama coba bertahan 
Benar aku masih cinta
Namun bukan begini adanya
Biarlah usai 
Kini semua terlalu pekat 
Untuk dikenang dalam angan
Lama coba berjalan 
Nyata tak satu tujuan 
Janji janji bersama menghilang seketika 
Lama coba bertahan
Benar aku masih cinta 
Namun bukan begini adanya 
Biarlah usai 
Ku ada di jalanku
Kupun kan terus melajuku lepaskan tak bertahan 
Walau luka tetap nyata

Penyanyi : Yura Yunita & Reza Rahadian

So deep :'(
Ada yang pernah bilang bahwa sebelum memutuskan dengan yakin untuk menikah, manusia mengalami tiga jenis jatuh cinta. Cinta pertama, Cinta kedua- cinta yang kompleks dan Cinta ketiga dengan kedewasaan. Dilansir dari www.tribunnews.com, " Cinta ketiga akan muncul ketika kita sudah lelah untuk menanti orang yang tepat untuk mengisi hati kita. Datangnya pun tanpa kita perkirakan, dan bahkan terlihat tak sempurna. Namun, hubungan ini akan terasa lebih nyata karena kita dan pasangan akan sama-sama saling menerima kondisi masing-masing. Dan juga, hubungan ini akan lebih dewasa karena masing-masing akan lebih menghargai dan memaknai proses". 

sumber: https://imgfave.com/
Xixixi dalam lagu PEKAT yang dinyanyikan oleh Yura Yunita dan Reza Rahadian menurut opini ute sih itu masa-masa menuju cinta ketiga. Yha walaupun akhirnya sedih, harus berpisah dengan jalan masing-masing :'(
Semoga saja kita dipertemukan dengan cinta ketiga yang tepat yang akhirnya menjadi teman hidup.. xixixi jadi penasaran sama cinta ketiga :') hahahaha nanti ute ceritakan ya kalo udah nemu wkwkwk

Wednesday, 16 May 2018

Mendaki Gunung saat Menstruasi? Why Not!

Saat ini, aktivitas mendaki gunung menjadi aktivitas yang sangat digemari oleh berbagai kalangan. Meskipun tergolong aktivitas ekstrem, tidak sedikit perempuan yang mengikuti aktivitas ini termasuk utee >,<
Bicara masalah perempuan pendaki, pasti beberapa teman disini mempertanyakan apakah boleh mendaki saat sedang menstruasi? pas nih, ute mau share pengalaman mendaki saat menstruasi .
Pengalaman ute mendaki saat haid tidak hanya kemarin saja pas mendaki gunung Gede via Putri tetapi juga pas mendaki Semeru tahun 2013. Lalu gimana? Lets the story begin!

Kesan:
Tidak bisa dibohongi bahwa mendaki saat haid memang sangat berbeda dibandingkan pada saat tubuh keadaan normal. Bisa kalian bayangkan, tiduran dikamar pas haid aja sungguh tidak nyaman hahaha apalagi ini 'berlarian' kesana kemari di gunung. wkwkwk.. belum lagi perasaan resah dan merinding disko mengingat banyak yang bilang bahwa wanita yg sedang haid yang notabene nya mengeluarkan darah tentu sangat 'harum' bagi binatang buas dan makhluk halus. wow -.- 
Sepanjang perjalanan risih dengan 'pembalut' yang udah hampir full. Mau ganti dimana coba? heuheu.. belum waswas takut 'tembus' hahaha.. nanonano meen
Selain itu juga, energi yang tersisa makin berkurang, low battery! hahaha belum lagi harus menahan sakit kalo yang biasanya 'sumilang' 

Ute mulai lelah (lagi haid hari ke-3)



 Pesan:
1. Bicarakan dengan tim sebelum mendaki. Jangan diem-diem bae yak! Tanya ke mereka apakah bisa 'menerima' kita menjadi teman pendakiannya. Gk usah malu dan jangan egois. Kita harus 'tahu diri' bahwa kondisi kita memang sedikit lebih lemah dari biasanya. 
2. Bila kita sudah mengetahui tanggal pendakian kita itu dekat dengan 'tanggal haid' maka jangan malas untuk berolahraga. Tapi sebetulnya haid atau enggak, tetap harus ada persiapan fisik sih. Maksud ute, akan menjadi wajib pake banget kalo kita diprediksikan haid pada saat pendakian.
3. Kalo yang biasa 'sumilang' , mending jangan! Kasian teman se team. Jangan egois ya girls ^^
4. Teteup maksa pengen ikut? Oke, tapi jangan lupa point 1 dan 2. Tambah bawa obat pereda nyeuri haid.
5. Bawa pembalut dengan spek yang paling oke! Usahakan dengan panjang min. 35 cm. kenapa? karena kita sedang bergerak aktif. Jangan lupa juga bawa tisu basah, kresek dan koran ya. Ingat, kalian tidak diperkenankan untuk membersihkan pembalut menggunakan air. Lalu caranya? Bungkus pembalut (tidak perlu dicuci) dengan koran dan masukkan ke dalam kresek lalu simpan di kantong pakaian kotor. Kalo ute biasanya menggunakan kresek secara berlapis supaya lebih 'aman' terutama bau nya.
6. Kalo mau buang air kecil gimana? Jangan sendiri! Cari area yang cukup aman dan datar. Bawa tisu basah. Oh ya, tapi jangan dibuang ya bekas tisu basahnya (karena pasti ada darah yang ikut ter swab). Lapisi dengan tisu basah yang baru sebelum dimasukkan ke dalam kresek. 
7. Minum dan makan yang 'ramah' untuk perut ya. Kalo ini sesuai dengan perut masing-masing. hehehe.
8. Jaga emosi. Mengingat pada saat haid, hormon perempuan sedang dalam kondisi up & down , maka sangat penting untuk calm down hahaha.. jangan sampai teman setim kalian jadi kebawa kesel wkwkwk.. 
9. Berdoa. Yup berdoa setiap saat, supaya kalian lebih tenang ^^

Ini beberapa dokumen, pada saat ute mendaki Gunung Gede Via Puteri tanggal 28-29 April 2018 bertepatan dengan hari ke-3 dan ke-4 haid. Hari ke-3 super duper lelah dan banjir! wkwkwk .. hari ke-4 udah reda dan nyaman sekali wkwkwk..
hari ke-3 haid, lelah lesu lunglai wkwkwk
hari ke-4, udah mulai ceria lagi hahaha
Sekian share pengalaman ute, mendaki saat haid kenapa tidak?! xixixixi

Wednesday, 18 April 2018

Pendakian Gunung Prau Via Patak Banteng

Bulan Maret kemarin, ute sama sekali gk pergi kemana-mana. Padahal resolusi tahun 2018 ini, minimal satu kali dalam sebulan harus piknik, hahaha. Maka untuk mengganti piknik di bulan Maret, ute kejar di bulan April aja ya.. BTW ada gk sih yang resolusinya kaya gini >,<
Sebetulnya, jadwal ute nanjak di bulan April udah ada di akhir bulan yaitu tanggal 28-29. Tapi ternyata ada ajakan nanjak ke gunung Prau. Wiiw menarik nih kayanya (dalam hati).. akhirnya di tengah huru-hara di kantor, ute kabuuuuur  jangan ditiru ya gengs
Dengan berbekal surat izin setengah hari, ute segera bergegas menuju kosan untuk mempersiapkan segala perlengkapan. Ute berangkat bersama 5 orang yang lain. Kali ini, ute sudah mengenal mereka semua (ada bang Luken, Kak Imam, Abi, Bang Ade, dan Bang Chaunk), kecuali nanti ada tambahan 4 orang yang akan menyusul dari Tegal. 

Transportasi
Untuk menuju gunung Prau, terdapat beberapa jalur pendakian. Patak Banteng salah satunya. Untuk menuju Basecamp gunung Prau, terbilang simpel kok. Ute share pengalaman ute ya. FYI ute berangkat dari stasiun Jakarta Kota.

Berikut rincian jenis moda dan biaya:
Stasiun Jakarta Kota - Stasiun Tanjung Barat (3000 - pake KRL) -+ 50 menit
Stasiun Tanjung Barat - Terminal Lebak Bulus (12.000 - pake Gojek) -+ 30 menit
Terminal Lebak Bulus - Terminal Wonosobo (100.000 - Bis Sinar Jaya) -+ 12 jam
Terminal Wonosobo - Basecamp Patak Banteng (20.000 - ELF Lokal) -+ 45 menit

Total biaya sekali jalan: 135.000

Oh iya, intinya dimanapun kalian berada, tujuannya adalah ke Wonosobo ya. Jika sudah berada di daerah sana, udah banyak kok elf atau mini bis yang melintas basecamp. Dan bagi yang belum beli logistik (semacam sayuran, bumbu dan lauk pauk), kalian bisa bilang ke pak supirnya, untuk "stop" dulu di pasar sebelum sampai basecamp. Di dekat basecamp juga ada Indomart sih. Selain itu juga banyak penyewaan peralatan pendakian. Tapi better mempersiapkan dari awal aja ya gengs. Selain hemat juga takutnya rentalan tiba-tiba tutup semua atau kosong. Harus well prepare, oke oke !

Pos Pendakian Patak Banteng

Jalur Pendakian

Harga simaksi Rp. 11.000 (update 14 April 2018). Untuk menuju puncak Gunung Prau via Patak Banteng, kalian cukup melewati tiga pos yaitu pos 1 Sikut Dewo, pos 2 Canggal Malangan dan Pos 3 Cacingan. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 3-4 jam tergantung kecepatan nanjaknya. Pas kemarin, ute kesana sih sekitar 3 jam lebih sampainya. Itu aja ute udah istirahat beberapa kali, wkwkwk. Untuk trek nya, sudah cukup jelas kok. Cukup rindang juga, banyak pohon cemara nya hihihi. Saran ya, untuk yang mau mendaki gunung manapun, harus ada latihan fisik minimal seminggu sebelumnya misal dengan jogging. Supaya gak ngos-ngosan kek ute wkwkwkwk.

"Kiri, kanan.. kulihat saja banyak pohon cemaraa aaaa"

 Jalur pendakian via Patak Banteng




Jalur pendakian menuju Pos 1 Sikut Dewo


Pos 1 Sikut Dewo
Dari pos registrasi menuju pos 1 Sikut Dewo itu cukup bikin ngos-ngosan gengs. Selanjutnya sekitar 15 menit dari Pos 1, ada warung tempat istirahat. Beuh mantap pokoknya. Termasuk murah-murah lagi, ada semangka, jeruk duarebuan, ada gorengan serebuan, ada indomie, nasi ayam, es nutrisari dkk, termasuk toilet dan mushola juga ada. Selepel rest area deuh.
Trek selanjutnya terus menanjak namun dengan pemandangan yang sangat menakjubkan masyaAllah. Sampai di Pos 3 Cacingan, jalur sudah semakin kecil dan berkelok. Mungkin ini sebabnya dinamakan Pos Cacingan wkwkwk anabel yess...Di pos Cacingan ini, ute udah menjelma jadi keong sungguhan hahaha.. lelet beut jalannya.. alhasil, keril ute dibawain sampai puncak hahaha..
Pemandangan di jalur Cacingan
Saran ya: Gunung Prau termasuk gunung yang sangat ramai, jadi pilih spot untuk mendirikan tenda jangan yang dekat dengan tugu puncak. Kemarin sih ute, pasang tenda di bukit yang tengah, jadi eksklusif gitu cuma ada 3-5 tenda. Udah gitu, depanan banget sama Gunung Sindoro, Gunung Sumbing dan Gunung Kembang (view yang ada di AMDK AQ*A). Dengan catatan, hari cerah yaa hehehe.
Tuhkan banyak banget tendanyaaa.. (btw jangan fokus ke ute yaa wkwkwk)
Di puncak prau ini banyak sekali bukit-bukit teletubbies gitu. Banyak sekali tenda di setiap bukitnya..Masa baru kali ini, di gunung sampai sorak-sarakan karena banyak yang kecewa tidak bisa melihat golden sunrise gegara kabut melanda hahahaha.. seperti biasa sih, kita ngopi-ngopi cantik, masak puding coklat, bikin asinan carica plus mangga dan nanas, beuh mantap! dan tidak lupaa kami juga mengabadikan momen! ini beberapa dokumentasinya:










Waktu yang dibutuhkan untuk turun, berkali-kali lebih cepat dibandingkan ketika mendakinya. Kemarin tercatat waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke Warung Rest Area . Tapi harus jago nyalip sih, soalnya jalurnya padat merayap wkwkwkwk. 

Oleh-Oleh Carica

Untuk teman-teman yang mau membeli oleh-oleh khas, kalian bisa membeli manisan carica, atau pepaya gunung khas Dieng. Saran ute, belinya di warung atas belakang pos registrasi. Harganya lebih murah gitu deh dibanding warung yang dekat dengan jalan raya. Per box nya (isi 6 cup) dijual dengan kisaran harga 10.000 - 20.000 rupiah. Ada yang original, ada juga yang isi rasa-rasa seperti mix cabe dieng dan buah bit. Hmm yummy.. seger aslinya! Kalian juga bisa buat asinan carica. Ute share resepnya ya:

Spicy Carica Coctail with Manggo Pineapple

Bahan:
4 cup manisan carica
1 buah mangga
1 buah nanas
3 buah cabe rawit (atau sesuai selera)
Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Tuang manisan carica ke dalam wadah 
2. Iris mangga dan nanas lalu campur dengan manisan carica
3. Tambahkan garam dan cabe rawit lalu koreksi rasa
4. Spicy Carica Coctail with Manggo Pineaple siap disajikan (keminggris namanya, biar jadi mahal wkwkwk)

Resep diatas bisa banget dicoba tuh, segeer beut.. hmm.. dicukupkan dulu ya ! see you on next trip ..!
Love u all !

Thursday, 5 April 2018

Lagu Endah N Rhesa - Soundtrack Film Teman Tapi Menikah

Aku cukup lama, memujamu
Tapi kini kau pergi meninggalkanku
Dan aku tak ingin jatuh dalam liang kesedihan yang tak henti..

Diantara kalian ada yang sudah menonton film #temantapimenikah? Menurut ute sih filmnya cukup bagus. Cerita yang sepertinya sederhana tapi ute cukup yakin sih, dalam kehidupan nyatanya tidak akan pernah sesederhana itu. Seorang sahabat yang memendam perasaannya selama hampir 12 tahun! Wuah tidak pernah terbayangkan betapa beratnya untuk menyembunyikan perasaan itu boi.. xixixi beda tipis sih sama ute yang hampir sewindu #eh malah curhat. Wkwkwk... 
Agak tergelitik sih pas Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion "memamerkan" foto-foto berdua  dalam pernikahan mereka. Katanya, bisa hemat foto prewedding xixixi... (lalu ute sibuk ngubek foto :P). Manis banget ya, kalau hal itu benar-benar terjadi. 
Ada yang tau kalimat pembuka dalam postingan ute kali ini? itu bukan puisi sih boi , itu salah satu lagu yang ada dalam film #temantapimenikah. Cuma lewat sebentar sih, tapi ute tau dari suara penyanyinya itu adalah Endah N Rhesa. Tapi sayangnya, ute lupa liriknya hahaha.. Berhari-hari ngubek google dengan berbagai keyword . Soundtrack #temantapimenikah, lagu di film #temantapimenikah, lagu Endah N Rhesa di film #temantapimenikah; lagu Endah N Rhesa.. fyuuh tidak ada satupun yang membahas lagu yang ute cari. 
Ternyata setelah ute ngubek lagu Endah N Rhesa di youtube, tiba-tiba ada lagu yang "recommended for you"  yaitu Melupakanmu by Endah N Rhesa. Klik lalu ute kembali merasa jatuh cinta dengan lagu ini. Ah kenapa sih keren banget. Antara musik, lirik, dan cara menyanyikannya bener-bener melebur dan punya nyawa. Cuss deh dengerin lagunya... pake headset sebelum tidur. Dengan catatan punya "seseorang" yang kalian suka tapi dia tidak tahu........#dalem yak xoxo

Ute sambungkan dengan linknya aja ya, biar kalian tau ada lagu yang sekeren itu 

Monday, 2 April 2018

Hukum Pertama Manusia ; Elevasi Selalu Bangkit Kembali - Sirkus Pohon By Andrea Hirata

Hukum pertama bumi; gravitasi --> selalu menjatuhkan!
Hukum pertama manusia; elevasi ---> selalu bangkit kembali!

Sumber: sirkuspohon.com
Jika ditanya siapa penulis favoritmu? Maka ute akan gamblang menjawab Andrea Hirata. Di tahun 2017 lalu, beliau mengeluarkan karyanya yang ke-10 dengan judul Sirkus Pohon. Well, ute sedikit terlambat untuk membaca karya sang idola. Hmm tapi daripada tidak sama sekali kan boi ? wkwkwk
Sebelumnya, ute membaca review dari beberapa pembaca buku ini. Banyak yang memuji tetapi ada juga yang sedikit mengkritik novel ini. Hmm jujur sih, kritikan mengenai karya bang andrea tidak pernah sedikitpun membuat ute ragu untuk membaca karyanya. Ciaaat hahaha
Kembali lagi ke novel Sirkus Pohon. Seperti 9 novel bang andrea yg lain, Sirkus Pohon bercerita tidak jauh dari tanah kelahirannya, Belitong. Dengan gaya bahasa melayu, kalian pasti akan terbawa suasana khas novel bang andrea. Setiap karakter yang ada di novel ini selalu berhasil "diperkenalkan" dengan baik, Seperti Hob, Taripol, Jamot, Azizah, Suruhudin, Tara, Tegar, Gastori, Abdul Rapi, dan tokoh yang lain. Masing-masing karakter digambarkan secara jelas sehingga selalu berhasil membuat ute melambungkan imajinasi dengan wajah masing-masing tokoh di novel bang Andrea. Ah Salut deh.
Mengenai kisahnya, jangan ditanyakan lagi bercerita tentang apa. Dari judulnya, novel Sirkus Pohon tidak jauh dari kisah yang berputar dalam tema "sirkus". Mengajak pembaca untuk selalu menghargai apapun pekerjaan seseorang melalui peran tokoh Hob yang berprofesi sebagai badut sirkus, kemudian ayah Hob yang seorang pedagang asongan, ataupun si "Gagang Pintu" yang tidak lain adik ipar Hob sebagai instalatur listrik.  Woahhh Ute selalu kagum dengan cara bang andrea menyelipkan pesan.
Lalu di balik semua kisah ini, tertarik benang merah yaitu Pohon Delima. Hah pohon delima? bagaimana bisa? kikikiki.. gegara pohon delima saja, Hob sampai diringkus polisi. Dinda, kekasih Hob juga terimbas kesialan pohon delima itu. Menuju hari pernikahannya dengan Hob tiba-tiba dia kehilangan ingatannya. Disebut-sebut oleh seorang dukun kampung bahwa semua ini ada sangkut pautnya dengan pohon delima di depan rumah Hob.
Namun dibalik kesialan yang dituduhkan oleh dukun kampung itu, pohon delima menjadi tempat bertemunya Intan dan Berlian. Sepasang burung Kutilang yang menyurutkan niat Hob untuk mencabut pohon delima itu. Gegara pohon delima juga, usaha sirkus keliling Blasia , tempat Hob menemukan pekerjaan tetapnya kembali bangkit dari nasib sial karena ditutup oleh Gastori si rentenir.
Penasaran bagaimana ceritanya? Silakan dibaca sampai tuntas ojeh boi

Monday, 19 March 2018

Aku Sedang mencintaimu - Maudy Ayunda

Andai kau tahu di sini ku merindukanmu
Merindu karena ku tak mampu
Bertahan untuk tak memilikimu

Kau yang selalu ada di dekatku
Kau sahabatku, haruskah ku menunggu?
Hingga kau mengerti rasa hati ini
Tak ingin dirimu bersama yang lain

Aku sedang mencintaimu
Meski kau takkan pernah tahu
Akankah Sang Waktu, menjaga hatiku
Untuk s'lalu menunggumu?

Kau yang selalu ada di dekatku
Kau sahabatku, haruskah ku menunggu?
Hingga kau mengerti rasa hati ini
Tak ingin dirimu bersama yang lain

Aku sedang mencintaimu
Meski kau takkan pernah tahu
Akankah Sang Waktu, menjaga hatiku
Untuk s'lalu menunggumu?

Aku sedang mencintaimu
Meski hatiku takkan mampu
Tanpa sudut wajahmu
Mengisi bingkai hariku
Takkan ada cerita indah
Seperti dulu

Izinkan ku membuka mata
Agar engkau bisa
Melihatku dengan cara s'perti yang lalu
Haruskah ku berdiam dalam bisu
Di dekatmu tapi ku jauh

Aku sedang mencintaimu
Meski engkau tak pernah tahu
Akankah Sang Waktu, menjaga hatiku

Aku sedang mencintaimu
Meski hatiku takkan mampu
Tanpa sudut wajahmu
Mengisi bingkai hariku
Takkan ada cerita indah

Tanpa sudut wajahmu
Isi bingkai hariku
Takkan ada cerita indah
Seperti dulu

Seperti lagu-lagu yang dinyanyikan Maudy Ayunda sebelumnya, selalu ngena sih. Hahaha karena lirik dan nadanya kali ya yangs hampir mirip dengan kehidupan ek. heuheu syurhat cantik. Etapi memang, aku sedang mencintaimu kok :v

Sunday, 11 March 2018

Ku Ingin Marah, Melampiaskan -.-

"Ku ingin marah, melampiaskan... tapi ku hanyalah sendiri disini.. ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada.. bahwa hatiku.. kecewaaa"

Siapa yang baca kalimat di atas tapi pake nada? >,< yup bagi yang mengetahui lagu Kecewa-BCL pasti autosing deh baca kalimat pembuka di tulisan ini. Belakangan ini kembali mencuat di udara gara-gara sering dijadikan kalimat "ejekan" oleh netizen yang mengikuti akun instagram @skinnyfabs . Well, inti dari postingan ute sebenarnya bukan itu -.- (duh hayati suka gk pokus yak)
Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 7 Maret 2018, ute memutuskan untuk izin kerja untuk meminta surat rekomendasi dari dosen yang akan ute gunakan untuk mendaftar S2 di IPB. Keputusan ini tentu melalui proses pemikiran yang panjang (halah lebay yess) . Namun syukurnya ute bisa membereskan orderan olshop ute sekaligus kelar rekomendasi. wkwkwk.. kalo kata peribahasa mah sekali dayung, dua pulau terlampaui #saik hahahaha
Lalu kecewanya dimana ute? ada pokoknya, sepele sih sebenarnya. Tapi sering banget diginiin. hiks. Ada pelajaran sangat berharga sih dari kejadian itu. Hargailah orang yang sudah menyusun jadwal bertemu dengan kita. Karena kita tidak pernah tahu apa yang telah ia "korbankan" untuk menemuimu. Dan lagipula, kita tidak pernah tahu maksud dan tujuannya untuk bertemu. Semoga kita selalu menjadi orang-orang yang senantiasa menghargai "janji" . 

Selamat beraktivitas kawan 😍

Wednesday, 7 March 2018

ELEGI-FIGURA RENATA

Di bumi yang tua ini
Kenyataan menjadi mimpi
Di bumi yang renta ini
Bisu pun bertambah tuli
Tak, ada yang bicara
Apalagi mendengarkan
Peduli pada sendiri
Makhluk sosial tanpa sosial Sunyi.
Sunyi. Sunyi......
Rindukan aksara yang bersuara
Rindukan aksara yang bersuara
Dan terhempas tergelincir
Siapa yang kau andalkan
Dan sang jingga kan menerpa
Dirimu ke ruang hampa
Oooohh
Dan ragamu tergeletak di antara lantai retak


Lagu dari salah satu  musisi favorit ute nih :v . Figura Renata. Wiw lirik lagunya penuh makna. Syarat dengan kritik sosial dimana manusia yang mengaku sebagai makhluk sosial tapi kenyataannya mereka tanpa sosial. Gila gila.. makjleb -.-

Sunday, 4 March 2018

Mandalawangi



Ada hangat dibalik dinginmu
Ada sapa dibalik sepimu
Ada ingar dibalikdiammu
Pantas saja, kusuka sekali mandalawangi
Persis sepertimu.

Litopenaeus vannamei atau Penaeus vannamei? Mana yang benar?

Hallo mina-san

Dalam tulisan kali ini, ute akan membahas tentang penulisan nama latin udang vannamei. Hmm penting ya? Penting dong. ya walaupun suka ada yang bilang apalah arti sebuah nama? Yakin? coba bayangkan, kalian mau memanggil seseorang tanpa nama di keramaian kota. Gimana coba manggilnya? hei kamu, iya kamu >,<  masa gitu yakan.. 
Well ilustrasi diatas sedikit tidak nyambung sih sama judulnya. Gak mungkin juga kan mau manggil manggil udang vannamei dengan Litopenaeus vannamei atau Penaeus vannamei juga dia gk akan noleh hahahaha.. anabel -.-"
Ya, intinya mah nama itu penting aja yess.. ! Lalu mana yang benar? Litopenaeus vannamei atau Penaeus vannamei? Coba kalian cek disini .
Website tersebut berisi tentang marine species yang sudah terdaftar dengan informasi mengenai taksonomi, literatur, foto galeri dll  . Jadi bagi teman-teman yang ingin menambah pengetahuan tentang registered marine species, bisa sering-sering cek web tersebut ya. Biar gak kudet yess dan ujian ikhtiologi nya bisa lancar :D.
Jadi Litopenaeus vannamei atau Penaeus vannamei? Accepted name nya Penaus vannamei ya :)

HATI-HATI MODUS PENIPUAN BURUNG BEO !

 Kamis, 5/7/2019, ute kena tipu sama sekomplotan penipu dengan modus BURUNG BEO GAESS ! Perasaannya campur aduk gitu sih ya. Antara gak nya...